![]() |
| Foto : Andri L Direktur Utama PT.DMS besama Jerry Mahmud Anggota Pembina Band Zombie Art (Kanan) |
Banggai – Semangat pelestarian budaya lokal terus digaungkan oleh para pemuda di Kelurahan Nambo, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai. Melalui inovasi kreatif, mereka berhasil menghidupkan kembali seni musik tradisional dengan memadukannya bersama unsur musik modern, sehingga lebih relevan dan menarik bagi generasi muda.
Para pemuda ini tergabung dalam grup band Zombie Art, yang dikenal dengan konsep unik dalam mengolah musik tradisional menjadi lebih segar dan kekinian. Upaya tersebut tidak hanya menjadi wadah ekspresi seni, tetapi juga langkah nyata dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah arus perkembangan zaman.
Salah satu anggota Zombie Art, Jerry Mahmud, mengungkapkan bahwa pendekatan modern terbukti mampu meningkatkan minat anak muda terhadap musik tradisional.
“Kalau hanya disajikan secara tradisional, biasanya anak muda kurang tertarik. Tapi ketika dipadukan dengan alat musik modern dan aransemen yang lebih kekinian, mereka jadi lebih antusias,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses kreatif yang mereka jalani bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan eksplorasi mendalam terhadap unsur-unsur musik tradisional, sekaligus keberanian untuk berinovasi tanpa menghilangkan nilai dan identitas aslinya.
Kerja keras tersebut pun membuahkan hasil. Zombie Art telah menciptakan berbagai karya musik yang mendapat apresiasi luas, serta berhasil meraih sejumlah penghargaan di tingkat lokal Kabupaten Banggai.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara tradisi dan modernitas dapat berjalan selaras, sekaligus membuka ruang baru dalam upaya pelestarian budaya.
Para pemuda Kelurahan Nambo berharap, langkah yang mereka lakukan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk turut menjaga dan mengembangkan seni tradisional di daerah masing-masing.
“Kami ingin menunjukkan bahwa budaya kita itu keren. Tinggal bagaimana kita mengemasnya agar bisa diterima oleh semua kalangan, terutama anak muda,” tutup Jerry.
Lebih jauh, mereka juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah Kecamatan Nambo maupun Pemerintah Kabupaten Banggai, agar ruang berkarya bagi anak muda semakin terbuka dan seni musik tradisional dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Dengan semangat dan kreativitas yang terus berkembang, para pemuda Nambo optimistis bahwa musik tradisional tidak hanya akan bertahan, tetapi juga mampu menjadi kebanggaan daerah yang dikenal hingga tingkat yang lebih luas, bahkan nasional.
